Peluangkerja sarjana akuntansi sangat terbuka lebar. Berikut 9 prospek kerja jurusan Akuntansi dengan berbagai bentuknya di dunia kerja. Bagian finance akan lebih banyak berurusan dengan pencarian, pengelolaan, pengalokasian serta perhitungan dana yang dibutuhkan perusahaan. Statistika Ekonomi dan Bisnis, Manajemen Biaya. 🔴 TRENDING Biasanya lingkup kerjanya bisa lebih spesifik, sesuai penjurusan/peminatan bidang ilmu yang diambil. Bisa juga lulusan Manajemen membuka usaha sendiri, karena di prodi ini dipelajari menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha atau menjalankan bisnis, serta bagaimana mengelola usaha/organisasi. Matakuliah yang akan kalian dapatkan di Jurusan Manajemen tentunya banyak dan relevan banget dengan kebutuhan kerja. Sebagai contoh, berikut ini adalah mata kuliah-mata kuliah yang diambil dari kurikulum Prodi Manajemen Institut Teknologi Indonesia ya, gaes [2]: - Pengantar Manajemen Bisnis. - Pengantar Akuntansi. cash. Peluang Kerja Akuntansi atau Manajemen – Jurusan akuntansi dan manajemen adalah 2 jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa. Selain itu kedua jurusan ini sering dibandingkan. Ini karena keduanya saling bersinggungan. Saat belajar akuntansi, pasti akan mempelajari sedikit dasar manajemen dan sebaliknya. Banyak diskusi membahas tentang lebih susah mana belajar akuntansi atau manajemen. Tapi yang paling penting mungkin adalah pertanyaan tentang peluang kerja Lebih banyak mana peluang kerja antara akuntansi dan manajemen? Sebab bagaimanapun setelah kuliah yang dicari pasti pekerjaan dan tidak dipungkiri bahwa beberapa jurusan memiliki peluang kerja yang lebih banyak daripada jurusan yang lainnya. Peluang Kerja Jurusan AkuntansiPeluang Kerja Jurusan ManajemenPeluang Kerja KeduanyaSebarkan iniPosting terkait Baca Ini 12 Prospek Kerja Lulusan D3 Akuntansi Terbaik Akuntan Publik, merupakan akuntan yang bertugas menyiapkan dan menganalisa laporan keuangan. Dapat bekerja terikat perusahaan atau independen. Petugas Akuntansi, merupakan orang yang bertugas mencatat serta memperbarui dokumen keuangan. Manajer Akuntansi, bertugas merencanakan anggaran dan mengatur para akuntan di perusahaan. Asisten Akuntansi, bertugas membantu seorang akuntan. Staf Administrasi dan Keuangan, bertugas membantu Kepala Staf Administrasi dalam kegiatan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sesuai visi, misi, tujuan serta rencana kerja. Certified Public Accountants CPA, bertugas melaksanakan audit, menganalisa keuangan serta melaporkan konsekuensi pajak. Akuntan Biaya, bertugas menganalisa biaya suatu perusahaan dan memberikan saran. Account Officer, bertugas menilai, mengevaluasi, serta mengusulkan nilai pinjaman yang akan diberikan perusahaan kepada pihak luar. Akuntan Pajak, bertugas untuk menyiapkan, melaporkan perhitungan pajak penghasilan serta melaksanakan perencanaan pajak. Perencana Keuangan, orang yang bertugas membuat perencanaan pengelolaan keuangan untuk klien. Credit Analyst, bertugas untuk menentukan layak atau tidaknya seorang nasabah memperoleh fasilitas kredit dari bank. Admin Penjualan, orang yang bertugas menangani permintaan pelanggan, mengejar harga jual, mengejar target pejualan harian dan memproduksi laporan Petty Cash Staff, karyawan yang bertugas menangani pembayaran dan pencatatan pengeluaran kecil yang tak terduga Financial Controller, bertugas langsung dalam keuangan serta persiapan analisis operasional perusahaan seperti laporan keuangan. Financial Frontline, orang yang bertugas melayani konsumen atau nasabah terkait urusan keuangan. Loan Administration Staff, merupakan petugas bank yang menanangani permasalahan administrasi kredit, portofolio kredit serta hukum. Peluang Kerja Jurusan Manajemen Baca 7 Prospek Kerja Akuntansi dan Manajemen Paling Menjanjikan Konsultan Bisnis, adalah orang yang memberi arahan agar sebuah perusahaan dapat berkembang lebih baik. Konsultan Perbankan, orang yang memberikan arahan dan solusi kepada perbankan tentang kebijakan pengelolaan sumberdaya. Manajer Pemasaran, bertugas mengelola tim pemasaran dalam mengetahui kebutuhan pasar, merancang produk dan memastikan produk sampai ke tangan konsumen. Manajer SDM, bertugas mengelola sumber daya manusia agar berfungsi di tempat yang tepat. Manajer Keuangan, menangani kelancaran pemasukan serta pengeluaran perusahaan. Manajer Produksi, bertugas mengatur berjalannya produksi. Recruiter, bertugas mengurusi rekrutmen karyawan di perusahaan. Staf Keuangan, bertugas mencatat dan mengelompokkan transaksi yang dilakukan pihak keuangan. Direktur Eksekutif, merupakan jabatan tertinggi dalam perusahaan. Direktur eksekutif bertanggungjawab tentang hal-hal yang terjadi dalam perusahaan. Manajer Trainee, orang yang bertanggungjawab dalam program pelatihan yang diberikan kepada karyawan baru. Peluang Kerja Keduanya Kedua jurusan tersebut juga memiliki peluang yang sama dalam beberapa profesi. Profesi tersebut adalah Pada dasarnya lulusan dari jurusan apapun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pendidik, entah itu guru atau dosen. Wiraswasta. Lulusan jurusan akuntan dan manajemen memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi wiraswasta. Sebetulnya tidak perlu kuliah akuntansi dan manajemen untuk dapat menjadi wiraswasta. Namun tentu ada kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh lulusan jurusan akuntansi atau manajemen saat menjadi wiraswasta. Apalagi mengingat bahwa ilmu akuntansi dan manajemen akan banyak dibutuhkan dalam kegiatan usaha. Baca 17 Bidang Akuntansi Lengkap Dengan Profesi Akuntansi Dari daftar di atas, bisa dilihat perbandingan peluang kerja akuntansi dan manajemen. Peluang kerja suatu jurusan bisa jadi memang lebih prospektif dibandingkan jurusan yang lain. Tetapi pada akhirnya, semua kembali ke kemampuan masing-masing individu dalam menangkap peluang tersebut. Akuntansi adalah bidang yang penting dalam dunia bisnis dan keuangan, dan memiliki keterampilan akuntansi yang kuat bisa membantu Saya dalam karir di bidang seperti akuntansi, audit, manajemen keuangan, atau bahkan kewirausahaan. Peluang atau prospek kerja manajemen sangat terbuka lebar sehingga jurusan ini merupakan grade tertinggi di fakultas Ekonomi. Tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa jurusan Manajemen adalah jurusan kuliah paling aman. Kenapa? Sebab Kamu bisa menentukan sendiri rencana karir masa depan mulai sekarang. Untuk Kamu yang belum tahu, manajemen merupakan program studi di jenjang perguruan tinggi yang mempelajari segala hal terkait pengelolaan perusahaan atau organisasi. Jurusan ini termasuk dalam rumpun sosial humaniora Soshum dan menjadi bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis atau Fakultas Bisnis dan Manajemen. Bagaimana dengan prospek kerja lulusan dari jurusan ini? Katanya, jurusan manajemen menjadi salah satu jurusan yang memiliki prospek kerja yang sangat luas. Untuk Kamu yang masih meragukan pernyataan tersebut, berikut ini ada 10 peluang atau prospek kerja manajemen yang bisa Kamu jadikan pertimbangan setelah lulus nanti. 1. Tenaga Pendidik Atau Dosen Yang pertama, lulusan jurusan manajemen bisa bekerja di sektor pendidikan sebagai tenaga pendidik atau dosen. Seorang lulusan Manajemen bisa menjadi tenaga pengajar atau dosen jika memiliki kualifikasi yang mumpuni. Untuk menjadi dosen, minimal ijazah pendidikan yang Kamu miliki adalah S2. Sedangkan untuk guru, lulusan S1 bisa menjadi guru dengan cara mengikuti Pendidikan Profesi Guru atau PPG. Gaji yang diperoleh seorang pendidik atau dosen memang bisa dikatakan tidak begitu besar. Gaji ini tergantung tingkatan antara sampai dengan juta rupiah untuk tingkat IV e. Tetapi, ada banyak tunjangan yang membuat prospek pekerjaan dosen begitu menggiurkan. 2. Konsultan Bisnis Yang kedua, Kamu bisa berkarir sebagai seorang konsultan bisnis. Perusahaan nasional atau internasional banyak menggunakan konsultan bisnis yang akan membantu perkembangan sebuah perusahaan. Tak heran jika bayaran yang ditawarkan pada konsultan bisnis yang telah ahli sangat besar atau mencapai angka puluhan juta rupiah. Saran dan informasi yang Kamu berikan akan sangat berguna bagi kemajuan sebuah perusahaan. Tidak heran jika seorang konsultan bisnis bisa menerima gaji hingga lebih dari per bulan. 3. Konsultasi Perbankan Yang ketiga, Kamu bisa berkarir sebagai konsultan perbankan. Peluang bekerja sebagai konsultasi perbankan sangat terbuka lebar untuk para lulusan Manajemen. Jangan heran jika prospek kerja ini menawarkan gaji besar mulai belasan juta hingga puluhan juta rupiah untuk jenjang waktu karir tertentu. Gaji yang didapatkan oleh seorang konsultan perbankan rata-rata berada di nominal per bulan. 4. Manajer Pemasaran Yang keempat, Kamu bisa memilih karir sebagai seorang manajer pemasaran. Peluang atau prospek kerja manajemen bisa saja berhasil menjadi seorang manajer pemasaran. Semakin ahli dan mampu mempengaruhi publik untuk membeli layanan produk atau jasa, maka perusahaan akan memberikan imbalan semakin besar. Perusahaan lokal biasa membayar gaji manajer antara hingga per bulan, sedangkan gaji puluhan juta rupiah bisa saja didapatkan untuk perusahaan multinasional. 5. Manajer SDM Yang kelima, Kamu juga bisa menjadi seorang manajer SDM di perusahaan besar yang berani memberikan gaji puluhan juta rupiah per bulan. Tentu kemampuan Kamu di bidang ini tidak perlu diragukan lagi. Tugas utama dari manajer SDM adalah mengurusi segala hal yang berkaitan dengan karyawan dan organisasi. Jika Kamu memilih karir sebagai manajer SDM, Kamu bisa mendapatkan gaji mulai dari sampai dengan 6. Manajer Keuangan Yang keenam, Kamu bisa berkarir sebagai manajer keuangan. Ya, Kamu bisa pula memiliki karir menengah ke atas sebagai seorang manajer keuangan. Kamu bertanggung jawab atas segala keputusan yang berkaitan dengan keuangan. Gaji yang ditawarkan perusahaan besar untuk posisi elit ini bisa mencapai kisaran hingga per bulan tergantung kapasitas perusahaan tempat Kamu bekerja. 7. Agribisnis, Perdagangan, Perbankan Dan Lain-Lain Yang ketujuh, Kamu bisa bekerja mengelola sektor agribisnis, perdagangan, perbankan, dan sejenisnya. Sektor-sektor ini juga bisa membantumu memiliki prospek masa depan cerah. Ilmu manajemen yang Kamu miliki tentu akan sangat berguna untuk mengembangkan usaha dan memajukan perusahaan. Gaji untuk pekerjaan Kamu sebagai manajer yang membawahi banyak karyawan tentu belasan sampai puluhan juta rupiah. 8. Manajemen Trainee Yang kedelapan, Kamu bisa melamar kerja melalui jalur manajemen trainee. Siapa yang tidak mau menjadi jajaran staf manajemen trainee di perusahaan besar? Kamu bisa menjadi salah satu tim elit milik perusahaan yang bertugas melakukan pelatihan pada peserta yang akan menjadi manajer di perusahaan tersebut. Jangan heran jika perusahaan berani membayar Kamu dengan gaji puluhan juta rupiah per bulan. 9. Akuntan Ya, tentu seorang yang kuliah di fakultas Ekonomi dan mengambil jurusan Akuntansi bakal lebih diprioritaskan. Namun, bukan berarti lulusan manajemen tidak bisa menjadi seorang akuntan. Pasalnya, jika Kamu memiliki kemampuan yang bagus, pekerjaan ini bisa saja menjadi jenjang karir pilihan. Sebagai akuntan, Kamu bakal menerima gaji sekitar hingga per bulan pada tahun-tahun pertama. 10. Pengusaha Menjadi seorang pengusaha, membutuhkan insting dan kemampuan mengelola usaha dengan baik. Lulusan manajemen tidak hanya terpatok menjadi seorang pekerja namun bisa pula menjadi pengusaha. Tentu tidak ada gaji yang ditawarkan sebab Kamu yang menentukan sendiri berapa nilai omzet yang diinginkan. Demikian pembahasan mengenai peluang kerja lulusan jurusan manajemen dari perguruan tinggi. Sepuluh peluang atau prospek kerja manajemen tersebut bisa menjadi referensi bagi Kamu yang ingin masuk kuliah jurusan manajemen. Tentu Kamu harus memiliki ilmu dan kemampuan yang bagus agar bisa bersaing dengan lulusan Manajemen yang lain. Jurusan Akuntansi dan Manajemen merupakan dua jurusan yang paling populer dan paling banyak peminatnya di rumpun sosial dan humaniora soshum. Meski sama-sama berada dalam kajian keilmuan ekonomi, tetapi kedua jurusan ini cukup mencolok perbedaannya. So, di antara Jurusan Akuntansi vs Manajemen kamu pilih yang mana? Yuk, temukan jawabannya! Kalau dari namanya sih, sepertinya kamu sudah bisa berasumsi ya, akuntansi tentunya nggak bakalan jauh-jauh dari hitung-hitungan. Lalu, yang namanya manajemen itu identik dengan pengelolaan atau bisa jadi berhubungan dengan strategi-strategi. Sebelum kamu pelajari kedua jurusan tersebut lebih jauh, perlu kamu ketahui bahwa Jurusan Akuntansi dan Manajemen ada lho di Institut Bisnis Nusantara IBN, di bawah naungan Fakultas Ekonomi. Nah, untuk lebih jelasnya tentang kedua jurusan tersebut, silahkan baca artikel ini sampai selesai ya, Quipperian! Perbedaan Jurusan Akuntansi vs Manajemen Karena dalam artikel ini kita akan membandingkan kedua jurusan tersebut, maka akan lebih baik jika kita mengulasnya satu per satu ya! 1. Jurusan Akuntansi Akuntansi dipahami sebagai ilmu yang mempelajari proses dokumentasi dan pencatatan, pengukuran, analisis dan interpretasi data keuangan perusahaan. Hasil akhir kegiatan dokumentasi yang kemudian siap untuk dianalisis dan diinterpretasikan adalah dalam bentuk Laporan Keuangan atau dikenal dengan sebutan Financial Statement. Selanjutnya, hasil analisis atas laporan keuangan tersebut dapat dijadikan rujukan untuk pengambilan keputusan, baik dalam lingkup perusahaan ataupun organisasi lainnya untuk menentukan langkah bisnis selanjutnya. Nah, dari pengertian tersebut setidaknya kamu mulai memahami bahwa ternyata dalam mempelajari ilmu akuntansi itu tidak hanya berfokus pada hitung-hitungan semata. Kamu juga dituntut untuk mampu mengkomunikasikan hasil pencatatan dan dokumentasi yang kamu lakukan bahkan sampai kepada merumuskan rekomendasi strategi yang cocok untuk kemajuan perusahaan atau organisasi tempat kamu bekerja nantinya. Kemudian seiring dengan perkembangan aktivitas manusia, ilmu akuntansi pun mulai dispesifikasikan berdasarkan bidang kajian tertentu, sehingga kita mengenal ada yang namanya Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Perbankan, Akuntansi Syariah dan lain-lain. Mata kuliah pada bidang-bidang tersebut pun memiliki sedikit perbedaan, sebagai contoh Mata Kuliah Akuntansi Sektor Publik antara lain Audit Keuangan Negara, Tata Kelola Sektor Publik dan Akuntansi Organisasi Nirlaba. Lalu, di bidang Akuntansi Perpajakan kamu akan bertemu mata kuliah seperti Manajemen Perpajakan, Perpajakan Internasional dan Tax Planning. Baca juga 5 Alasan Kuliah di Bidang Bisnis yang Patut Kamu Pertimbangkan 2. Jurusan Manajemen Nah, selanjutnya Jurusan Manajemen. Kita coba mulai dari arti kata manajemen itu sendiri yang berarti mengatur atau mengelola. Ilmu manajemen hadir sebagai satu bidang keilmuan yang berhubungan dengan seni mengelola sumber daya manusia dan aset-aset lainnya yang dimiliki perusahaan untuk mencapai tujuan yang diharapkan organisasi. Karena tujuan dari kegiatan mengatur atau mengelola sumber daya tersebut berbeda-beda, maka pendekatan dan metode yang dilakukan dalam manajemen juga bervariasi. Dari sanalah, ilmu manajemen mengalami pengelompokan atau peminatan seperti yang kita kenali saat ini, ada Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Operasi, dan Manajemen Bisnis. Mata kuliah yang akan kamu dapatkan di Jurusan Manajemen terdiri dari dua bagian, yaitu mata kuliah umum dan mata kuliah khusus. Untuk mata kuliah umum sendiri dapat diambil oleh seluruh mahasiswa manajemen dari peminatan yang berbeda-beda, sedangkan mata kuliah khusus berdasarkan pengelompokan bidang peminatan di Jurusan Manajemen. Misalnya di peminatan Manajemen Pemasaran kamu akan belajar tentang Riset Pemasaran, Perilaku Konsumen, Digital Marketing lalu pada bidang Manajemen Keuangan kamu akan mendapatkan mata kuliah Pasar Uang dan Pasar Modal, Manajemen Risiko dan Investasi. Kemudian di kelompok Manajemen Bisnis kamu akan belajar tentang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Lingkungan Perusahaan & Industri. Dengan mengetahui cakupan keilmuan dan keahlian yang bisa didapatkan ketika belajar di Jurusan Akuntansi vs Jurusan Manajemen, kamu sudah bisa menentukan bukan mana yang paling tepat untukmu? Peluang Karier Jurusan Akuntansi vs Manajemen Di era sekarang ini, peluang kerja dari kedua jurusan tersebut semakin beraneka ragam lho, Quipperian! Mungkin dulu seorang lulusan Jurusan Akuntansi hanya berfokus untuk menjadi seorang akuntan, lalu lulusan Jurusan Manajemen kariernya tidak jauh-jauh dari karyawan pemasaran atau personalia. Nah, saat ini kita mengenal profesi-profesi yang kekinian misalnya digital marketer, business analyst, product & branding manager dan market researcher yang bisa dipilih seorang lulusan Jurusan Manajemen. Kemudian jika kamu memilih kuliah di Jurusan Akuntansi, profesi-profesi keren yang nantinya bisa kamu pilih antara lain auditor, manager keuangan, konsultan pajak, SAP functional consultant, financial analyst, financial planner dan masih banyak lagi. Itulah gambaran peluang karier lulusan akuntansi vs manajemen. Oh ya, jangan lupa, kamu bisa lho memilih salah satu dari kedua jurusan tersebut di Institut Bisnis Nusantara IBN! Kampus ini menawarkan jam kuliah yang cukup fleksibel, jika kamu ingin kuliah hanya di Senin sampai Jumat, kamu bisa memilih kelas Reguler pagi hingga sore atau kelas Reguler Malam dengan jam kuliah di atas pukul 6 sore hari Senin sampai Jumat dan bisa kombinasi dengan hari Sabtu atau bahkan mengambil kelas blended learning yang 50% mata kuliahnya secara online. Menarik ya? Sebagai tambahan informasi nih, salah satu hal unik dari kampus ini adalah kampus punya lembaga pengembangan karier dan penempatan kerja bagi mahasiswa dan alumni! Ya, nggak mengherankan sih, karna jaringan bisnis kampus ini cukup kuat baik di lingkup internal maupun eksternal, misalnya dengan Group Duta Anggada dan perusahaan-perusahaan lainnya. Dengan sederet keunggulan yang dimiliki, sepertinya sudah cukup menjadi alasan ya untuk menimba ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin di kampus ini. Kemudian kamu juga harus memastikan rangkaian proses belajar yang akan kamu jalani di bangku kuliah nantinya harus benar-benar dapat menjadi pijakanmu menuju puncak karier selanjutnya dan Institut Bisnis Nusantara IBN memiliki komitmen untuk itu. So, tunggu apa lagi? Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di

lebih banyak peluang kerja akuntansi atau manajemen